JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Pengurus Besar
Persatuan Guru Republik Indonesia Sulistiyo mengkritik keputusan Menteri
Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah Anies Baswedan karena
menghentikan penerapan Kurikulum 2013 di tengah tahun ajaran. Menurut
Sulistiyo, hal itu sangat mengganggu guru dan siswa yang menjalaninya.
"Kami usulkan penghentian itu dilakukan di semester ganjil. Dengan catatan, jika tidak ada hal urgen dalam pertimbangan Menteri yang tidak kami ketahui," kata Sulistiyo, di Kantor PB PGRI, Jakarta, Kamis (11/12/2014).
"Kami usulkan penghentian itu dilakukan di semester ganjil. Dengan catatan, jika tidak ada hal urgen dalam pertimbangan Menteri yang tidak kami ketahui," kata Sulistiyo, di Kantor PB PGRI, Jakarta, Kamis (11/12/2014).